Ibu Rumah Tangga Nginap Gratis di Hotel Bintang 5 ? Ini Caranya

http://www.bisnisdenai.com/ibu-rumah-tangga-nginap-gratis-di-hotel-bintang-5-ini-caranya/

Saya mau menceritakan serunya Seminar Manager I (pertama) kali yang dihelat jaringan d’BCN, 7 Juni 2014 silam di Hotel Royal Kuningan Jakarta. Paling berkesan itu adalah soal panitia acara. Kebayang gak siih, yang bikin acara itu adalah diamond n up d’BCN yang bonusnya itu di atas Rp25 juta. Mereka itu mengerjakan sendiri, sekitar 35 orang bekerjasama untuk sebuah acara yang pesertanya adalah member oriflame yang baru berbonus satu juta-an ke atas. Mereka melayani kami-kami yang bonusnya masih level bawah. Masih bermimpi untuk BISA seperti mereka.

 

Ini para Diamond pada saat masih pagii.

Semuanya diatur sedemikian rupa, sehingga kami nyaman mengikuti acaranya tanpa KOMPLAIN. Layaknya panitia, mereka juga bekerja keras, gak tidur dan mengalah untuk yang peserta. Kami duduk di kursi mendengarkan materi seminar, mereka duduk melantai di bawah. Hohohohoho….. juga ada mba Nadia Meutia dan mba Dini Shanti yang bonusnya Rp100 juta lebih. Ada mba Astriani yang bonusnya Rp70 juta. Mba Vonita Bermana Rp60 juta, Mba Yulia Rani Rp50 juta. Mba Nurina Miriam, Hana Hanifah Rela. Pokoknya banyaaak deh.

Yang punya gaji sebanyak itu sebulan, kalo bikin acara pasti tinggal perintah-perintah aja ya. Semuanya tinggal beres. Itu logika saya. Tapi tidak di d’BCN, kerjanya memang bener-bener luar biasa, Semuanya dikerjakan sendiri. Udah gitu, meeski tidur hanya dua jam untuk mempersiapkan acaranya, mereka ternyata teteeeup murah senyum. Mau aja ditarik untuk futu-futu.

Udah mulai sore-an.

Eh, ngomong-ngomong soal futu-futu, juga ada cerita serunya. Jadi ya, di jaringan Sri Ida Oktivira itu, yang lolos mengikuti seminar gratis ada lima orang. Aku, mba rachmaini, mamah renie, mba Rahma Diyanti, mba Novitri Yeni. Ida adalah peserta berbayar, udah Saphire siiih….bayar dooong. Semuanya pada narsis, dan memang wajib narsis. Di sini narsis itu halal banget. Menyenangkan dan menguntungkan. Dan no 1 paling narsis itu adalah Mamah Renie. Gilaaa bangeet….Mamah Renie ngefans banget sama Mas Farlan, adiknya mba Vonita Bermana, Mas Farlan itu ganteng luar biasa, putih, tinggi, bersih dan artesss pula.

 

Mamah Renie dan Farlansyah

Gak tau juga kapan mamah renie kepincut brondong ganteng itu. Yang jelas saat ngantuk udah bener2 mampir dan nyaris tidur, gak sengaja liat ke Farlan. Spontan Mamah Renie terpukau dan minta mas Farlannya difotoin. Kebetulan aku, mba rachma dan Ida duduk dekat farlan, hanya dipisahkan satu orang. Waduuuh….ngantuknya langsung hilang.

Setelah itu, saat dinner ketemu lagi sama Farlan. Ya ampuun….Farlannya diajak foto-foto. Udah gitu, bukan satu jepret aja, tapi berkali-kali. Gak bagus hasil fotonya, diajak selfie. Farlan dengan makanan masih ditangan, tetap mau aja melayani. Apa panggilan sayang mamah renie? Mas brooo bo’….. Serunya masih berlanjut saat sarapan. Ketemu lagi di lobi hotel. Awalnya foto-foto sama mba nurina, eh ternyata Farlannya lewat. Langsung ditarik sama mamah renie. Mba Nurinanya dicuekin….qiqiqiqiqiq…. Serunya gak hanya difoto-foto aja, tapiii juga berlanjut ke bbm. Udah curhat-curhatan juga. Hahahahahah……Dan Ida pun hanya berujar, ‘inget suami oiii…” hehehehehe…dan hanya ida yang gak foto-foto sama Farlan. Hanya melihat kami-kami yang kebawa GILAnya Mamah renie.

Seru lainnya, di jaringan Ida ada tiga Rahma yang ikut. Aku, donlenku mba Rachma dan mba Rahma Diyanti dari Pekanbaru. Kalo udah cerita, Ida jadi binguuung sendiri. Rahma semuaaa….hahahahah.

 

Tiga Rahma di Jaringan Sri Ida Oktivira

Seru lainnya itu adalah, pada saat mengunjungi kamar Mamah Reni dan Uni Novitri Yeni. Itu mini barnya penuuuhhh dengan makanan. Tong sampahnya udah lubeeerrr berisi bungkus sisa makanan. Dan gak heran, ini yang punya kamar jadi subuuur. Kalo foto-foto mintanya ada yang nutupin di depan. Aku jadi sasaran. Depan mulu kalo foto bareng-bareng. Jerawat mengalahkan ukuran badan. Jerawat bisa hilang sendiri kalo kameranya bagus, tapi kalo gedeee….susah dibikin langsing. Nah lho….

 

Posisi foto menentukan ukuran tubuh. qiqiqiqiqi.

 

 

Yang rempong sama barang bawaan adalah mba Rachma. Ketemu yang ini, yang lainnya lupa naruh di mana. Bongkaaar lagi. Qiqiqiqiqiqi…. Sampai-sampai BBnya lupa tertinggal di kamar Mamah Renie. Tapiii…yang paling keren dandanannya ya mba Rachma. Padahal, dulu saat pertama kali ketemu di Jakarta, mba Rachma enggak dandan lho. Kalo kemarin full make up. Cantiiikkkk bangeet. Oh iya…Ida yang dulunya mukanya agak kusam, kemarin itu woooww, ceraah banget kayak muka bayi. Rahasianya, essential untuk kulit berminyak. Sapphire pembersih wajahnya murah-meriah. Hehehehehe…dandannya juga sederhana. Lipstik kurang warna, bedak poles dikit, eye shadow warna netral, mascara (pake apa enggak ya?). Udaaaah…segitu aja.

 

Meskipun penampilan memukau, tapiii gak ada yang tau kami bertiga gak mandi saat gala dinner. Hahahahahaha….waktunya udah mepet banget. Hanya setengah jam saja untuk istirahat, sholat dan kembali lagi ke ruangan seminar. Padahal, ini punggung minta dilurusin dulu, mataku udah berat banget minta diistirahatkan bentaar. Jadilah kami enggak mandi.. Ganti baju, dandan dan semprot parfum. Udaaaah…..hahahahahah. Parahnya, kami yang gak mandi ini di akhir acara berpelukan erat sambil meweeek. Qiqiqiqiqi…. Dan mba Rachma gak mandi sampe tidur. Aku siiih sempetin mandi sebelom tiduuur. Alasan mba Rachma, kita kan gak satu bed uni….

 

Kalo dandan kayak gini pada gak tau kan kalo kami belom mandi. heheheheh

Mudah-mudahan….kita dipertemukan kembali untuk mengukir cerita indah bersama. Dalam sebuah acara Seminar Director di Bandung tahun 2015. Seru-seruan, narsis-narsisan dan ngakak bareng. Mamah Renie, ini beneran…”Gak ada lo, Gak Rame”

 

Tempat seru-seruan selanjutnya, Februari 2015 di Trans Hotel Bandung

 

Mau seru-seruan keren dan gratis kayak kami? Ayoo join bisnisku. Tinggal isi formulir yang ada di bawah ya..