Strategi Bisnis

Mau punya bisnis?. Baca Dulu Strateginya…

Modern business concept
DULU, aku empat tahun adalah jurnalis olahraga dan diselingi dengan berita ekonomi, politik, perikanan dan kelautan. Selain olahraga, beritanya adalahberhubungan dengan pengamat intelektual (dosen di perguruan tinggi). Kerjaku lebih banyak di ruang terbuka dan jarang kena pendingin udara alias AC. Kemudian aku dipindahtugaskan ke gedung dewan di DPRD Sumbar. Masuk arena politik tentu menjadi hal baru dan penuh tantangan. Memikirkan pengemasan berita aja aku udah kelabakan. Satu-satunya cara adalah belajar dan terus belajar.

Tapi sebenarnya bukan hal itu yang luar biasa bagiku. Bekerja di ruangan full AC lah yang menjadi masalah. Tidak ada ruangan yang tidak ber AC di sana. Selama satu bulan tubuhku beradaptasi. Satu minggu di sana aku drop, demam, batuk dan flu menyerang. Tetap masuk kerja meskipun badan rasanya di awang-awang. Dan akulah wartawati yang jika wawancara ada tarikan ingusnya dari hidung plus pake jaket tiap hari. Hehehehehehe…..

Keluar dari gedung dewan ditampar sama panasnya matahari dan lanjut kuliah. Trus nulis berita ke kantor pada sore hari sampai malam. Kena AC juga tapi ACnya bisa kuatur. Redaksi mulai kosong karena udah ada yang pulang. Begitu terus setiap hari. Cari berita, kuliah, nulis berita, malam baru ada di rumah saat orang udah mulai tidur.

Apakah aku menyerah saja? Ya tentu tidak. Kalo aku menyerah, biaya kuliahku darimana? Bulanan mama dan biaya berobatnya darimana? Tidak ada alasan bagi seorang wartawan jika udah ditugaskan. Apapun itu, tidak ada pake alasan. Dan akhirnya tubuh ini jadi terbiasa dengan ruang ber AC, tidak batuk lagi, tidak demam dan tidak ada ingus tentunya. Jaket udah gak dipake lagi. Sepatu ketspun mulai berubah jadi sepatu tinggi…hahahaha. Awalnya 3 cm, kemudian 5 cm dan bisa pula yang 7 cm. Lama-lama aku BISA karena terbiasa.